Arsip untuk Februari, 2012

Simulasi GNS3 dengan MS LoopBack Adapter pada Windows 7.

Selamat pagi, buat para rekan-rekan engineer semuanya. (Berhubung karena postingan ini dilakukan pada pagi hari.) ^_^

Dalam melakukan simulasi LAB menggunakan GNS3 atau yang lainnya, rekan-rekan sekalian sering menggunakan Virtual Mechine seperti Virtual PC, VMware, Virtual Box dll. Dimana hal ini dilakukan untuk mengakali harga hardware yang terbilang mahal dan boros tempat. Virtual Mechine sendiri telah membuat sejarah baru dalam dunia komputer, karena dalam satu komputer kita bisa menginstal lebih dari 1 system operasi dan dapat bejalan secara bersamaan. Selain itu kita bisa berpindah antar system operasi dengan sekali klik.

Pada postingan kali ini, saya akan mencoba penggunaan MS LoopBack pada simulasi GNS3. Tapi sebelumnya, apa itu MS Loopback (Loopback Adapter)? Loopback adapter adalah Virtual Network Adapter, dimana sistem yang bersifat standalone yang terkoneksi ke perangkat jaringan switch/router atau juga PC yang lain. Loopback adapter biasanya juga digunakan untuk menghubungkan antara sistem operasi yang sedang running dengan  sistem operasi yang ada di virtual mechine selain itu berguna untuk menginstall aplikasi-aplikasi yang mewajibkan Network dalam keadaan connected (IP up) salah satunya pada saat instalasi Active Directory pada Windows server.

Sebelum saya memberitahukan cara penggunaannya pada GNS3,  saya akan memberitahukan cara instalasinya pada Windows 7.

Baca entri selengkapnya »

2 Komentar

Konfigurasi MPLS L3-VPN

 

Pada postingan kali ini saya akan mencoba berbagi cara konfigurasi MPLS menggunakan simulasi GNS3.

Hmmm… MPLS? Apa itu MPLS.

Menurut Wikipedia.

Multiprotocol Label Switching (disingkat menjadi MPLS) adalah teknologi penyampaian paket pada jaringan backbone berkecepatan tinggi. Asas kerjanya menggabungkan beberapa kelebihan dari sistem komunikasi circuit-switched dan packet-switched yang melahirkan teknologi yang lebih baik dari keduanya. Sebelumnya, paket-paket diteruskan dengan protokol routing seperti OSPF, IS-IS, BGP, atau EGP. Protokol routing berada pada lapisan network (ketiga) dalam sistem OSI, sedangkan MPLS berada di antara lapisan kedua dan ketiga.

Prinsip kerja MPLS ialah menggabungkan kecepatan switching pada layer 2 dengan kemampuan routing dan skalabilitas pada layer 3. Cara kerjanya adalah dengan menyelipkan label di antara header layer 2 dan layer 3 pada paket yang diteruskan. Label dihasilkan oleh Label-Switching Router dimana bertindak sebagai penghubung jaringan MPLS dengan jaringan luar. Label berisi informasi tujuan node selanjutnya kemana paket harus dikirim. Kemudian paket diteruskan ke node berikutnya, di node ini label paket akan dilepas dan diberi label yang baru yang berisi tujuan berikutnya. Paket-paket diteruskan dalam path yang disebut LSP (Label Switching Path).

Komponen MPLS:

  • Label Switched Path (LSP): Merupakan jalur yang melalui satu atau serangkaian LSR dimana paket diteruskan oleh label swapping dari satu MPLS node ke MPLS node yang lain.
  • Label Switching Router: MPLS node yang mampu meneruskan paket-paket layer-3
  • MPLS Edge Node atau Label Edge Router (LER): MPLS node yang menghubungkan sebuah MPLS domain dengan node yang berada diluar MPLS domain
  • MPLS Egress Node: MPLS node yang mengatur trafik saat meninggalkan MPLS domain
  • MPLS ingress Node: MPLS node yang mengatur trafik saat akan memasuki MPLS domain
  • MPLS label: merupakan label yang ditempatkan sebagai MPLS header
  • MPLS node: node yang menjalankan MPLS. MPLS node ini sebagai control protokol yang akan meneruskan paket berdasarkan label.

Untuk perancangan kali ini saya akan mencoba untuk menggunakan router cisco seri 3700 sebagai router CE dan router seri 7200 sebagai router PE, dimana kedua router tersebut menggunakan IOS versi 12.4 yang sudah support untuk MPLS.

Adapun topologinya sebagai berikut.

Baca entri selengkapnya »

Tinggalkan sebuah Komentar

Konfigurasi eBGP, OSFP Single area, EtherChannel, dan Load Balancing Ethernet (HSRP dan VRRP)

Pada postingan kali ini saya akan mencoba untuk menrancang topology sederhana yang biasa digunakan pada perusahaan-perusahaan untuk jaringan internalnya. Seperti biasa hanya menggunakan perangkat CISCO dan simulasi GNS3.

Langsung saja topologynya adalah sbb.

Baca entri selengkapnya »

Tinggalkan sebuah Komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.